KARAKTERISTIK (CIRI-CIRI) KURIKULUM 2004

Oleh : Susento dan M. Andy Rudhito
Pendidikan Matematika
FKIP Universitas Sanata Dharma Yogyakarta


Kurikulum 2004 merupakan kurikulum berbasis kompetensi, yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa, baik secara individual maupun klasikal:
Kompetensi dijadikan tolok ukur tingkat keberhasilan siswa mengikuti proses pembelajaran. Artinya, seorang siswa dikatakan berhasil jika mampu menunjukkan penguasaan, ketrampilan, atau sikap tertentu sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan.
2. Berorientasi pada hasil belajar dan keberagaman:
Proses pembelajaran dapat dilakukan secara beragam sesuai dengan kondisi (keadaan) dan karakteristik (ciri-ciri) siswa, sepanjang prosedur dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
3. Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan metode yang bervariasi:
Proses pembelajaran akan mencapai hasil yang optimal (terbaik) jika diimbangi oleh variasi pendekatan dan metode. Variasi pendekatan meliputi pendekatan individual, kelompok, maupun klasikal. Variasi metode meliputi metode bertanya, mempertanyakan, diskusi, dan menjelaskan.
4. Sumber belajar bukan hanya guru, tetapi juga sumber-sumber belajar lainnya yang memenuhi unsur edukatif:
Di samping guru, sumber-sumber belajar lain perlu dimanfaatkan secara optimal, di antaranya lingkungan sekitar, perpustakaan, nara sumber, media elektronik, dan komputer.
5. Penilaian menekankan pada proses dan hasil dalam upaya pencapaian kompetensi:
Penilaian proses ditujukan untuk melihat prosedur dan keterlibatan siswa dalam suatu kegiatan. Sedangkan penilaian hasil difokuskan pada tingkat pencapaian kompetensi siswa sesuai dengan rumusan kompetensi yang ditetapkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar